×
Ngopi BUMN Kinerja Holding BUMN Pangan Tumbuh, Pendapatan Meningkatan
Holding BUMN Pangan ID FOOD yang pada awal tahun depan usianya genap 2 tahun telah melakukan sejumlah Langkah strategis untuk perbaikan kinerja dan penguatan ekosistem pangan nasional. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama ID FOOD Frans Marganda Tambunan saat menjadi pembicara dalam Ngobrol Pagi Seputar BUMN atau Ngopi BUMN, Selasa, (10/10), di Kementerian BUMN, Jakarta.

Menurutnya, perbaikan dan program strategis yang telah dijalankan di antaranya perbaikan kinerja dari sisi pendapatan yang terus mengalami pertumbuhan. Pada tahun 2021 ID FOOD tercatat menorehkan pendapatan Rp 15,3 triliun dan meningkat menjadi Rp 15,7 triliun di tahun 2022.

Ia menambahkan, berbagai program strategis untuk memperkuat ekosistem pangan juga terus dijalankan, diantaranya program kolaborasi pendampingan intensif kepada petani melalui program Makmur. Selain itu, ID FOOD juga bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional menjalankan program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk 9 komoditas pangan strategis, yaitu minyak goreng, gula Konsumsi, daging unggas, daging ruminansia, telur unggas, cabai, bawang merah, bawang putih, dan ikan.

Di samping penyelenggaraan CPP, Frans mengatakan, ID FOOD turut mendukung program penurunan stunting dengan mendistribusikan bantuan pangan telur dan daging ayam kepada 1,4 juta Keluarga Risiko Stunting (KRS) di 7 provinsi Dalam 3 batch yang saat ini telah 100 persen direalisasikan.

Terkait pembenahan lainnya, Frans mengatakan, pihaknya telah menjalankan restrukturisasi keuangan, digitalisasi bisnis, dan transformasi EBITDA. Di wilayah operasional telah lakukan revitalisasi pabrik gula untuk mendorong peningkatan produktivitas gula. “ID FOOD juga berperan dalam menjaga harga gula di tingkat Petani, di mana selama 3 tahun berturut-turut ID FOOD melakukan offtake gula petani dengan Harga sesuai dengan Harga Acuan di tingkat petani,” jelasnya.